Mengenal Program Bayi Tabung atau In Vitro Fertilization

Untuk mengupayakan kehamilan, banyak cara yang dapat Anda lakukan bersama pasangan. Tentunya agar cepat hamil, kedua pasangan harus menjalankan pola hidup sehat karena mempengaruhi proses kehamilan. Namun, karena semakin sulitnya hamil, ada cara tertentu yang memang harus membutuhkan bantuan medis, yakni bayi tabung atau In Vitro Fertilization. Biasa disingkat IVF adalah metode kehamilan untuk orang tua yang sulit memiliki anak.

Bayi Tabung atau In Vitro Fertilization

Mengenal Lebih Jauh Program IVF

IVF merupakan teknologi kesehatan yang mampu meningkatkan kerja reproduksi. Cara yang satu ini sangat tepat dilakukan bagi pasangan yang sulit memiliki anak. Prosesnya yaitu dengan mengekstrasi telur, lalu menggabungkan sperma dengan telur di suatu wadah di laboratorium dengan cara manual.

Untuk melakukan metode ini, Anda dan pasangan perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Namun, memang ada beberapa faktor tertentu kenapa IVF perlu dilakukan. Berikut beberapa faktornya.

1. Saluran tuba sudah rusak atau sudah tertutup.
2. Jumlah sperma yang dihasilkan pasangan pria semakin rendah.
3. Wanita yang mengalami gangguan ovulasi atau fibroid uterus.
4. Pasangan yang memiliki kelainan genetik.
5. Gangguan kehamilan yang sulit dijelaskan.

Apakah Aman Melakukan IVF

Seperti yang tadi sudah sempat dijelaskan, IVF adalah prosedur kehamilan dengan menggabungkan sel telur dan sperma secara manual. Namun, perlu Anda ketahui apakah program ini memiliki efek sampingnya atau tidak. Sebenarnya pembuahan secara manual ini memiliki efek samping, yaitu:

1. Kram ringan
2. Sembelit
3. Payudara terasa nyeri
4. Terdapat cairan kecil pada jerawat seperti darah

Namun, ada pula wanita yang mengalami efek samping akibat menggunakan obat kesuburan sebelum menjalankan IVF, yakni:

1. Kepala terasa nyeri
2. Mood yang selalu berubah-ubah seperti sedang PMS
3. Perut terasa sakit atau nyeri
4. Mata tiba-tiba saja terasa panas
5. Perut terasa kembung tiba-tiba

Selain efek-efek tersebut, ada beberapa hal juga yang perlu Anda waspadai jika mengalami tanda-tanda berikut ini.

1. Vagina mengalami pendarahan yang berat.
2. Panggul terasa sangat nyeri tiba-tiba.
3. Urin mengeluarkan darah
4. Mengalami demam hingga di atas 380C.

Kalau Anda sudah melakukan program bayi tabung ini dan mengalami tanda-tanda di atas, ada baiknya Anda segera hubungi dokter kandungan Anda. Jangan biarkan terlalu lama karena akan membahayakan Anda dan janinnya. Namun, lebih baiknya lagi jika Anda konsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar lebih pasti menjalankan program yang satu ini.

Tapi jika Anda sudah menjalankannya, 2 minggu setelah itu lakukanlah pengecekan kehamilan. Jika hasilnya ternyata positif, maka sudah dipastikan Anda berhasil hamil. Namun jangan lupa untuk tetap melakukan pemeriksaan kehamilan agar proses kehamilannya berjalan lancar.

Sudah semakin jelas, bukan IVF adalah apa. Program kehamilan yang dilakukan secara manual ini bisa menjadi solusi terbaik kalau Anda ingin cepat hamil atau memang sulit hamil. Tanyakan pada dokter apakah aman untuk Anda atau tidak, ya.

Comments